Home Tokoh Fakta dan Tokoh Yang Menetapkan 22 Desember Sebagai Hari Ibu

Fakta dan Tokoh Yang Menetapkan 22 Desember Sebagai Hari Ibu

67
0
Kongres Perempuan Indonesia HARI IBU IG
Kongres Perempuan Indonesia HARI IBU IG

TOPTRENDONLINE.COM – Fakta dan Tokoh Yang Menetapkan 22 Desember Sebagai Hari Ibu Sebuah pepatah lama yang sampai saat ini terus dikumandangkan yaitu kasih sayang ibu sepanjang masa merupakan sebuah ungkapan yang pastinya sering kita dengar sampai kapanpun dikarenakan hal tersebut memang tidak salah dikarenakan pada kenyataannya ibu yang menjadi sosok yang selalu menyayangi seluruh anaknya sampai akhir hayat mereka. Jasa ibu kepada keluarga terutama kepada anaknya memang tidak terbendung dan tidak akan terhitung semenjak kita semua dilahirkan sampai dewasa yang dipenuhi dengan beribu-ribu kebahagiaan, kesedihan, suka maupun duka. Seperti yang kita tahu apabila pada tanggal 22 Desember setiap tahunnya maka negara Indonesia merayakan salah satu hari besar nasional yang disebut sebagai peringatan hari ibu.

Peringatan Hari Ibu memang mempunyai sejarah panjang apabila mau kita kupas di mana hal ini menjadikan sebuah gambaran dari pemerintahan tempo dulu yang tetap memperhatikan kaum perempuan terutama kaum ibu supaya tetap dikenang menjadi sosok yang mempunyai jasa besar atas kemerdekaan Republik Indonesia di mana atas jasa mereka lah terlahir para pejuang bangsa yang gigih memperjuangkan kemerdekaan negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga biasanya memang patut dikenal dan di dalam sejarah, setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari Ibu nasional.

Sejarah peringatan Hari Ibu

Dari berbagai sumber yang kami peroleh apabila hari ibu sendiri ternyata ditetapkan oleh Presiden Soekarno yang menjadi Presiden RI pertama di mana saat itu Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden No 316 tahun 1959 memberikan penetapan apabila setiap tanggal 22 Desember setiap tahunnya diperingati sebagai hari ibu.

Pertama kali kongres hari Ibu berlangsung di Yogyakarta yang dilakukan oleh kongres perempuan Indonesia tahun 1928 di mana peristiwa ini dikenal sebagai awal perjuangan kaum perempuan Indonesia untuk NKRI.

Fakta hari ibu

Ada beberapa fakta yang harus anda ketahui tentang hari ibu diantaranya sebagai berikut:

BACA JUGA:  15 Tokoh Paling Populer di Pencarian Google Tahun 2018

1. Banyak warga Indonesia melakukan protes dengan adanya Hari Kartini

Saat Presiden Soekarno menetapkan Hari Kartini sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada seluruh aktivis perempuan yang memperjuangkan Emansipasi Wanita yaitu Raden Ajeng Kartini ternyata di Indonesia sendiri Banyak kaum perempuan yang memprotes kebijakan presiden tersebut dikarenakan mereka beranggapan apabila RA Kartini hanya melakukan perjuangan di daerah Jepara dan juga Rembang dan selanjutnya akibat proses tersebut menjadi salah satu komitmen dari Presiden Soekarno dengan menetapkan 22 Desember sebagai hari ibu.

2. Adanya pidato Djami yaitu sebuah organisasi Darmo Laksmi bertajuk IBOE

Djami sempat menceritakan pengalaman ketika dirinya kecil yang dipandang rendah karena menjadi seorang perempuan waktu masa kolonial Belanda hanya anak lelaki yang diperbolehkan mengakses pendidikan di mana perempuan tidak diperbolehkan untuk berkutat di dunia pendidikan di mana mereka hanya disuruh bagian mengurus rumah tangga sehingga ada salah satu pidato yang keluar dari mulut Djami ya langsung menyentuh di mana tidak akan berhasil seorang anak jika ibunya tidak memiliki pengetahuan dan Budi yang baik.

3. Bersatunya perempuan seluruh Indonesia untuk membela hak perempuan

Sangat disayangkan di zaman dahulu kala apabila perempuan memang dianggap sebelah mata di mana mereka ketika masih muda selalu dipaksa untuk menikah muda sehingga perwakilan Poetri Boedi Sedjati atau PBS yang berasal dari Surabaya langsung menyampaikan terkait derajat dan harga diri seorang perempuan Jawa selanjutnya disusun oleh Siti Moendji’ah yang menjelaskan Bagaimana derajat perempuan dan Nyi Hajar Dewantara istri dari Ki Hajar Dewantara yang membicarakan soal ada perempuan.

Dari beberapa fakta sejarah yang ditemukan tersebut sehingga disimpulkan Apabila Presiden Soekarno menjadi sosok presiden yang selalu memperhatikan kaum perempuan sehingga dengan melihat banyak aspek dan pendapat dari kaum ibu di zaman tersebut, sehingga sampai sekarang setiap tanggal 22 Desember dijadikan sebagai peringatan hari ibu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.